
"DI WAKTUKU MASIH KECIL
GEMBIRA DAN SENANG TIADA DUKA KUKENAL,
TAK KUNJUNG MENGERANG
DI SORE HARI NAN SEPI
IBUKU BERTELUT SUJUD BERDOA,
KUDENGAR NAMAKU DISEBUT..
DI DOA IBUKU NAMAKU DISEBUT
DI DOA IBUKU DENGAR ADA NAMAKU DISEBUT
SERINGLAH INI KUKENANG
DI MASA YANG BERAT
DI KALA HIDUP MENDESAK DAN NYARIS KUSESAT
MELINTAS GAMBAR IBUKU SEWAKTU BERTELUT
KEMBALI SAYUP KUDENGAR NAMAKU DISEBUT..
DI DOA IBUKU NAMAKU DISEBUT
DI DOA IBUKU DENGAR ADA NAMAKU DISEBUT
SEKARANG DIA T’LAH PERGI
KE RUMAH YANG SENANG
NAMUN KASIHNYA PADAKU SELALU KUKENANG
KELAK DI SANA KAMI PUN BERSAMA BERTELUT
MEMUJI TUHAN YANG DENGAR NAMAKU DISEBUT
DI DOA IBUKU NAMAKU DISEBUT
DI DOA IBUKU DENGAR ADA NAMAKU DISEBUT.."
Aku sangat menyukai lagu ini sejak kecil. Pertama kali aku mendengar lagu ini saat Nikita yang menyanyikannya.. Bukan hanya karena suara Nikita yang bagus saat menyanyikannya, tapi terutama karena liriknya yang sesuai dengan apa yang aku alami...
Mamaku lah yang mengajarkan aku berdoa,,dia juga yang selalu mengingatkanku agar gak lupa berdoa sekalipun aku sedang jauh darinya.. setiap kali mama menelponku, diakhir percakapan pasti mama akan mengingatkanku agar jangan lupa berdoa..
Dan seperti lirik lagu itu, mamaku pun gak pernah lupa mendoakanku dan kedua kakakku... Aku sendiri pernah mendengarnya tanpa sengaja..
Kalau aku pulang ke rumah disaat libur semester, terkadang aku akan minta tidur dengan mamaku selama 1 atau 2 malam (dan tentu aja papaku mengijinkannya, meskipun itu berarti papaku harus rela pindah kamar ^_^ ) Pada suatu malam saat jadwal ku untuk tidur dengan mama, aku tidur lebih dulu (karena aku udah ngantuk banget waktu itu) dan mamaku belum masuk ke kamar. Setelah tertidur beberapa lama (aku gak tau pasti berapa lama), aku tersadar tiba2 dan melihat kalau mamaku sedang duduk di tempat tidur,,mama sedang berdoa...
Mama gak berdoa dengan suara yang keras, hanya seperti berbisik,,,tapi aku bisa mendengarnya dengan baik karena suasananya udah sepi... Waktu itu aku pengen nangis,,,aku dengar mamaku nyebut namaku dan kedua kakakku... Bahkan sampai sekarang aku masih ingat bagaimana mamaku mendoakan dan memberkati kami dengan penuh kasih,,mengharapkan yang terbaik bagi kami anak2nya...
Seperti itulah mamaku... Bahkan disaat terakhirnya pun dia gak lupa mengingatkan kami untuk berdoa.. Gada pesan terakhir yang mama sampaikan selain "Berdoalah kalian ya..."
Lagu Didoa Ibuku itu bersama2 kami nyanyikan disaat acara keluarga sebelum pemakaman mama dimulai... Dulu, aku gak pernah mau menyanyikan bait terakhir dari lagu itu. Aku enggak suka.. Karena aku gak mau mamaku "pergi" dan aku gak pernah mau membayangkan apa yang bakal terjadi kalau aku mengalaminya.....
Aku bahkan selalu bilang ma Tuhan, lebih baik aku aja yang duluan pergi, jangan mama atau papaku karena aku gak sanggup.....
Tapi pada kenyataannya.... sekarang mamaku gada lagi... Dan kini aku menyanyikan lagu itu secara keseluruhan.. Aku menyukai lagu itu secara utuh.....
Mamaku divonis sakit jantung sejak 2 minggu yang lalu.... Sebelumnya mama gak pernah mengeluh ada sakit di bagian dada selain sakit asam urat dan maag... Selama ini, mama juga rutin periksa dan gak pernah ditemukan ada masalah ma jantungnya....
Sampai kemudian 2 minggu yang lalu, mama dapat serangan (malam hari), dadanya sesak. Mama segera di bawa ke rumah sakit. Saat diperiksa, dokternya bilang mama sakit jantung.... Kaget dan gak nyangka karena mama gak pernah mengeluh masalah seperti ini sebelumnya...
Gak mpe berapa lama di rumah sakit, mama udah boleh pulang tapi harus tetap konsumsi obat... Keadaan mama udah baikan dan kami sangat berharap mama akan benar2 pulih....
Tapi seminggu kemudian (jumat 22 januari 2010) mama kena serangan jantung lagi (sore hari) dan segera dibawa ke rumah sakit lagi....
Kakak2ku datang semua ke rumah sakit dengan perasaan yang gak menentu... saat itu aku belum diberitahu karena mama melarang... mama gak mau aku khawatir, apalagi aku sedang berada jauh dari mereka...jadi cerita ini aku dengar dari papa dan kakakku setelah aku dapat kabar mama udah gada lagi...
Setelah dibawa ke UGD dan dirawat, keadaan mama udah membaik... Hari sabtu dan minggu keadaan mama semakin membaik. Bahkan mama sempat ngobrol dengan dokter cukup lama tentang kesehatannya (mamaku seorang perawat).
Papaku yang awalnya down, udah ceria lagi karena melihat mama yang dah baikan..
Hari minggu itu, mama minta pulang tapi enggak pulang ke rumah kami, melainkan ke rumah kakakku yang pertama... Kakakku setuju tapi di lihat dulu kondisi mama apa udah bisa jalan atau belum.. kalau masih lemas dan susah berjalan, hari senin aja pulangnya....
Dan setelah dicoba berjalan,,ternyata memang sebaiknya hari senin aja pulangnya... mama pun setuju....
Minggu sore setelah makan dan minum obat,,mama minta pisang...
Papa bilang, "tadi kan disediakan pisang dari rumah sakit saat makan, kenapa gak dimakan?? kalau sekarang, yang ada pisang yang dibeli dari luar.."
Papa mikirnya belum tentu baik pisang yang dibeli dari luar.
Tapi mama justru malah minta pisang yang dibeli dari luar itu...
maka kakakku pun pergi membelinya...
Setelah dibeli, mama memakannya...sementara papa duduk dikursi di sebelah tempat tidur mama..
Tiba2 mama bilang supaya papa duduk agak jauh dari mama.. maka papa pun pindah..
Bru aja papa duduk,,tiba2 mama dapat serangan lagi...gak lama...cuma hitungan detik...
Mama seperti sedang menarik nafas sebentar, lalu tergeletak di tempat tidur yang sedang dalam posisi tegak itu...
Abang iparku yang seorang medis segera berusaha menolong...dokter dan perawat pun segera datang,,segala usaha dicoba, tapi mama gak bisa ditolong lagi......
Cuma hitungan detik,,, sebuah serangan kecil yang enggak berlangsung lama... tapi justru merenggut nyawa mamaku.....padahal saat itu kondisi mama dinyatakan sudah baikan......
Tapi,,, wajah mama terlihat tenang... seperti sedang tidur... bahkan ia tersenyum....
Mama pergi dengan wajah yang cantik.... seakan mama senang karena enggak merasakan sakit lagi... enggak harus minum obat lagi,,gada lagi kaki yang sakit karena asam urat,, gada lagi perut yang bermasalah karena maag,,enggak perlu lagi merasakan tusukan jarum suntik, infus,, enggak susah lagi menarif nafas,,gada lagi tabung oksigen yang harus dibawa-bawa.....
Mama udah ada di rumah yang senang sekarang.....
Tapi, sampai sekarang masih ada hal yang aku sesalkan ... Karena aku gak bisa melihat mamaku saat ia masih hidup,,aku gak bisa mendengar suaranya untuk yang terakhir kalinya.. Aku bertanya2...kenapa mama sembunyiin sakitnya dariku?? kenapa mama gak bilang kalau waktu itu mama udah dirumah sakit?? seandainya mama bilang, aku bisa langsung pesan tiket pesawat pulang dari internalisasi DJP dan segera take off pagi2.....
Seandainya mama mau bilang,,aku bakal masih bisa ketemu mama, dengar suara mama,,bukan ngdapatin mamaku yang udah kaku dan ga bisa bicara atau dengar suaraku lagi.....
Hehhh..... mama memang gak pernah ngeluh,,aku pikir mama pasti udah tau kalau jantungnya bermasalah, tapi mama pasti sengaja menyembunyikannya biar kami gak khawatir.....
Sebelumnya, aku pernah minta mama agar periksa jantung,, gak tau kenapa, tapi aku khawatir aja... waktu itu mama cuma bilang 'iya' tapi sepertinya gak jadi periksa.....
Tapi,,seberapa menyesal pun aku...menangis sebanyak apapun aku,,,mama ku udah pergi...
24 Januari 2010 jam 07.30 PM,,,, mama pergi bersamaan dengan hari ulang tahunku... bahkan mama pun belum sempat mengucapkan selamat ulang tahun padaku....
Banyak hal yang masih ingin aku lakukan bersama mama,,ada banyak hal yang masih ingin aku berikan pada mama,,, tapi kini semuanya berubah...aku sekarang cuma punya papa dan kakak2ku yang sayang padaku dan sangat aku sayangi.....
Gada lagi mama,,,gak akan ku lihat lagi mama yang berdoa di tempat tidurnya...gak akan ku dengar lagi suara mamaku....
Tapi,, seperti yang aku katakan saat acara keluarga sebelum pemakaman mama.....
"sampai ketemu lagi di surga ya ma... aku percaya sekarang mama sedang bersama Tuhan Yesus.. aku percaya mama senang disana......"
Dan seperti lirik lagu yang kami nyanyikan buat mama....
SEKARANG DIA T’LAH PERGI KE RUMAH YANG SENANG
NAMUN KASIHNYA PADAKU SELALU KUKENANG
KELAK DI SANA KAMI PUN BERSAMA BERTELUT
MEMUJI TUHAN YANG DENGAR NAMAKU DISEBUT
Ketika aku begitu lemah karena gada mama, aku kembali kuat saat aku ingat kalau aku menantikan hari dimana aku bisa berkumpul kembali bersama mamaku dan Tuhan Yesus......
Kesedihanku karena ditinggal pergi mama mungkin enggak akan pernah hilang,, tapi waktu akan mengurangi sedikit kesedihan itu tanpa mampu menghapusnya... Dan yang terutama ada Yesus yang menemaniku dan keluargaku...
Sekarang,,saat aku merindukan mama,,aku menyampaikannya pada Tuhan Yesus....
Aku membawanya dalam doa2ku...
Sampai ketemu lagi ma...
Nova sayang mama.....
Mamaku lah yang mengajarkan aku berdoa,,dia juga yang selalu mengingatkanku agar gak lupa berdoa sekalipun aku sedang jauh darinya.. setiap kali mama menelponku, diakhir percakapan pasti mama akan mengingatkanku agar jangan lupa berdoa..
Dan seperti lirik lagu itu, mamaku pun gak pernah lupa mendoakanku dan kedua kakakku... Aku sendiri pernah mendengarnya tanpa sengaja..
Kalau aku pulang ke rumah disaat libur semester, terkadang aku akan minta tidur dengan mamaku selama 1 atau 2 malam (dan tentu aja papaku mengijinkannya, meskipun itu berarti papaku harus rela pindah kamar ^_^ ) Pada suatu malam saat jadwal ku untuk tidur dengan mama, aku tidur lebih dulu (karena aku udah ngantuk banget waktu itu) dan mamaku belum masuk ke kamar. Setelah tertidur beberapa lama (aku gak tau pasti berapa lama), aku tersadar tiba2 dan melihat kalau mamaku sedang duduk di tempat tidur,,mama sedang berdoa...
Mama gak berdoa dengan suara yang keras, hanya seperti berbisik,,,tapi aku bisa mendengarnya dengan baik karena suasananya udah sepi... Waktu itu aku pengen nangis,,,aku dengar mamaku nyebut namaku dan kedua kakakku... Bahkan sampai sekarang aku masih ingat bagaimana mamaku mendoakan dan memberkati kami dengan penuh kasih,,mengharapkan yang terbaik bagi kami anak2nya...
Seperti itulah mamaku... Bahkan disaat terakhirnya pun dia gak lupa mengingatkan kami untuk berdoa.. Gada pesan terakhir yang mama sampaikan selain "Berdoalah kalian ya..."
Lagu Didoa Ibuku itu bersama2 kami nyanyikan disaat acara keluarga sebelum pemakaman mama dimulai... Dulu, aku gak pernah mau menyanyikan bait terakhir dari lagu itu. Aku enggak suka.. Karena aku gak mau mamaku "pergi" dan aku gak pernah mau membayangkan apa yang bakal terjadi kalau aku mengalaminya.....
Aku bahkan selalu bilang ma Tuhan, lebih baik aku aja yang duluan pergi, jangan mama atau papaku karena aku gak sanggup.....
Tapi pada kenyataannya.... sekarang mamaku gada lagi... Dan kini aku menyanyikan lagu itu secara keseluruhan.. Aku menyukai lagu itu secara utuh.....
Mamaku divonis sakit jantung sejak 2 minggu yang lalu.... Sebelumnya mama gak pernah mengeluh ada sakit di bagian dada selain sakit asam urat dan maag... Selama ini, mama juga rutin periksa dan gak pernah ditemukan ada masalah ma jantungnya....
Sampai kemudian 2 minggu yang lalu, mama dapat serangan (malam hari), dadanya sesak. Mama segera di bawa ke rumah sakit. Saat diperiksa, dokternya bilang mama sakit jantung.... Kaget dan gak nyangka karena mama gak pernah mengeluh masalah seperti ini sebelumnya...
Gak mpe berapa lama di rumah sakit, mama udah boleh pulang tapi harus tetap konsumsi obat... Keadaan mama udah baikan dan kami sangat berharap mama akan benar2 pulih....
Tapi seminggu kemudian (jumat 22 januari 2010) mama kena serangan jantung lagi (sore hari) dan segera dibawa ke rumah sakit lagi....
Kakak2ku datang semua ke rumah sakit dengan perasaan yang gak menentu... saat itu aku belum diberitahu karena mama melarang... mama gak mau aku khawatir, apalagi aku sedang berada jauh dari mereka...jadi cerita ini aku dengar dari papa dan kakakku setelah aku dapat kabar mama udah gada lagi...
Setelah dibawa ke UGD dan dirawat, keadaan mama udah membaik... Hari sabtu dan minggu keadaan mama semakin membaik. Bahkan mama sempat ngobrol dengan dokter cukup lama tentang kesehatannya (mamaku seorang perawat).
Papaku yang awalnya down, udah ceria lagi karena melihat mama yang dah baikan..
Hari minggu itu, mama minta pulang tapi enggak pulang ke rumah kami, melainkan ke rumah kakakku yang pertama... Kakakku setuju tapi di lihat dulu kondisi mama apa udah bisa jalan atau belum.. kalau masih lemas dan susah berjalan, hari senin aja pulangnya....
Dan setelah dicoba berjalan,,ternyata memang sebaiknya hari senin aja pulangnya... mama pun setuju....
Minggu sore setelah makan dan minum obat,,mama minta pisang...
Papa bilang, "tadi kan disediakan pisang dari rumah sakit saat makan, kenapa gak dimakan?? kalau sekarang, yang ada pisang yang dibeli dari luar.."
Papa mikirnya belum tentu baik pisang yang dibeli dari luar.
Tapi mama justru malah minta pisang yang dibeli dari luar itu...
maka kakakku pun pergi membelinya...
Setelah dibeli, mama memakannya...sementara papa duduk dikursi di sebelah tempat tidur mama..
Tiba2 mama bilang supaya papa duduk agak jauh dari mama.. maka papa pun pindah..
Bru aja papa duduk,,tiba2 mama dapat serangan lagi...gak lama...cuma hitungan detik...
Mama seperti sedang menarik nafas sebentar, lalu tergeletak di tempat tidur yang sedang dalam posisi tegak itu...
Abang iparku yang seorang medis segera berusaha menolong...dokter dan perawat pun segera datang,,segala usaha dicoba, tapi mama gak bisa ditolong lagi......
Cuma hitungan detik,,, sebuah serangan kecil yang enggak berlangsung lama... tapi justru merenggut nyawa mamaku.....padahal saat itu kondisi mama dinyatakan sudah baikan......
Tapi,,, wajah mama terlihat tenang... seperti sedang tidur... bahkan ia tersenyum....
Mama pergi dengan wajah yang cantik.... seakan mama senang karena enggak merasakan sakit lagi... enggak harus minum obat lagi,,gada lagi kaki yang sakit karena asam urat,, gada lagi perut yang bermasalah karena maag,,enggak perlu lagi merasakan tusukan jarum suntik, infus,, enggak susah lagi menarif nafas,,gada lagi tabung oksigen yang harus dibawa-bawa.....
Mama udah ada di rumah yang senang sekarang.....
Tapi, sampai sekarang masih ada hal yang aku sesalkan ... Karena aku gak bisa melihat mamaku saat ia masih hidup,,aku gak bisa mendengar suaranya untuk yang terakhir kalinya.. Aku bertanya2...kenapa mama sembunyiin sakitnya dariku?? kenapa mama gak bilang kalau waktu itu mama udah dirumah sakit?? seandainya mama bilang, aku bisa langsung pesan tiket pesawat pulang dari internalisasi DJP dan segera take off pagi2.....
Seandainya mama mau bilang,,aku bakal masih bisa ketemu mama, dengar suara mama,,bukan ngdapatin mamaku yang udah kaku dan ga bisa bicara atau dengar suaraku lagi.....
Hehhh..... mama memang gak pernah ngeluh,,aku pikir mama pasti udah tau kalau jantungnya bermasalah, tapi mama pasti sengaja menyembunyikannya biar kami gak khawatir.....
Sebelumnya, aku pernah minta mama agar periksa jantung,, gak tau kenapa, tapi aku khawatir aja... waktu itu mama cuma bilang 'iya' tapi sepertinya gak jadi periksa.....
Tapi,,seberapa menyesal pun aku...menangis sebanyak apapun aku,,,mama ku udah pergi...
24 Januari 2010 jam 07.30 PM,,,, mama pergi bersamaan dengan hari ulang tahunku... bahkan mama pun belum sempat mengucapkan selamat ulang tahun padaku....
Banyak hal yang masih ingin aku lakukan bersama mama,,ada banyak hal yang masih ingin aku berikan pada mama,,, tapi kini semuanya berubah...aku sekarang cuma punya papa dan kakak2ku yang sayang padaku dan sangat aku sayangi.....
Gada lagi mama,,,gak akan ku lihat lagi mama yang berdoa di tempat tidurnya...gak akan ku dengar lagi suara mamaku....
Tapi,, seperti yang aku katakan saat acara keluarga sebelum pemakaman mama.....
"sampai ketemu lagi di surga ya ma... aku percaya sekarang mama sedang bersama Tuhan Yesus.. aku percaya mama senang disana......"
Dan seperti lirik lagu yang kami nyanyikan buat mama....
SEKARANG DIA T’LAH PERGI KE RUMAH YANG SENANG
NAMUN KASIHNYA PADAKU SELALU KUKENANG
KELAK DI SANA KAMI PUN BERSAMA BERTELUT
MEMUJI TUHAN YANG DENGAR NAMAKU DISEBUT
Ketika aku begitu lemah karena gada mama, aku kembali kuat saat aku ingat kalau aku menantikan hari dimana aku bisa berkumpul kembali bersama mamaku dan Tuhan Yesus......
Kesedihanku karena ditinggal pergi mama mungkin enggak akan pernah hilang,, tapi waktu akan mengurangi sedikit kesedihan itu tanpa mampu menghapusnya... Dan yang terutama ada Yesus yang menemaniku dan keluargaku...
Sekarang,,saat aku merindukan mama,,aku menyampaikannya pada Tuhan Yesus....
Aku membawanya dalam doa2ku...
Sampai ketemu lagi ma...
Nova sayang mama.....
0 comments:
Post a Comment