Senja berlari menghampiriku di ufuk barat
Guratan memerahnya yang menawan
Memahat langit dengan begitu angkuhnya
Ya,sang senja memang pemahat yang ulung
Aku mematung
Terhisap dalam keangkuhan sekaligus keanggunan karyanya
Hingga awan merah yang berarak,hasil pahatan sang senja,mengusikku
Ia memahat awan-awan kenangan
Yang beraroma rindu
Udara ceria yang dulu pernah kita hirup bersama
Menyelinap masuk ke relung jiwa
Mencuri kunci kisah dulu kala
Mengungkap bahagia yang melegakan hati
Jika senja esok masih sama
Inginku ada pahatan canda tawa kita disana
Akh,teman..Ingin aku tumpahkan rasa ini
Aku rindu kalian
Saturday, April 30, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hello world.. ^__^
Advertising
Pages
About Me
Entri Populer
-
Mendapat kesempatan menjadi Koordinator Kota dalam Kemenkeu Mengajar 2 Tebing Tinggi merupakan hal yang sangat saya syukuri dan banggakan...
-
Hujan sedang turun saat saya menuliskan ini, memang benar bahwa hujan selalu punya caranya sendiri untuk menghipnotis pikiran. Buktinya, ...
-
"Kau menanggung kutuk dosaku, betapa pun beratnya itu. Sehingga Bapa di surga memalingkan wajah dariMu. Kau lunasi utang dosaku, betapa...
0 comments:
Post a Comment