Jika kamu lelah, istirahatlah sejenak..
Jika kamu sedih, lakukanlah hal yang menggembirakanmu..
Jika kamu marah, pejamkan mata dan atur napasmu..
Jika kamu kecewa, ingatlah tujuanmu dan teruslah kejar
Karena pintu-pintu akan selalu dibukakan kepada mereka yang terus berharap dan berjuang.
Marahlah dalam diammu, sambil tetap jaga lidahmu..
Menangislah dalam hatimu, agar sakit itu sedikit berkurang..
Karena tidak ada yang salah dari rasa marah..
Tidaklah lemah jika menangis..
Semuanya adalah rasa manusiawi yang akan silih berganti selama napas ini ada.
Lelahkah akan diammu?
Mengapa harus diam jika Tuhan ciptakan suara?
Lelahkah akan kepura-puraanmu?
Seakan munafik dengan senyuman baik-baik saja?
Ungkapkanlah jika itu semua menyesakkan..
Ungkapkan sebagaimana seharusnya diungkapkan dengan berwibawa.
Namun jika tidak bisa lagi..
Ubahlah langkahmu..
Karena angin yang bertiup juga berubah
Mungkin saatnya untuk melangkah dengan arah yang berbeda..
Berjalanlah terus.. Berlarilah.. Fokuslah pada tujuanmu!!
"Seharian ini jiwa kolerik saya seperti merasa dikhianati, bahkan jiwa melankolik saya pun merasa teriris. Namun, apalah daya yang dapat dilakukan oleh remah-remah ini selain berharap pada Yang Empunya?? Be wise, God's always watching you."
Friday, May 19, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hello world.. ^__^
Advertising
Pages
About Me
Entri Populer
-
Mendapat kesempatan menjadi Koordinator Kota dalam Kemenkeu Mengajar 2 Tebing Tinggi merupakan hal yang sangat saya syukuri dan banggakan...
-
Hujan sedang turun saat saya menuliskan ini, memang benar bahwa hujan selalu punya caranya sendiri untuk menghipnotis pikiran. Buktinya, ...
-
"Kau menanggung kutuk dosaku, betapa pun beratnya itu. Sehingga Bapa di surga memalingkan wajah dariMu. Kau lunasi utang dosaku, betapa...
0 comments:
Post a Comment