Menyesak...
Menghempas...
Sempurna...Daya apa lagi yang tersisa?
Hanya serpihan rasa tak menentu
Tak terdeskripsikan oleh akal dan lidahku
Semuanya kelu...
Teriakkanlah jika tenggorokan mampu
Namun tercekat semuanya
Pelupuk mata pun tak lagi mampu dibebani airmata
Tertutup pasrah, ragu menyimpan asa
Duhai hati...
Jikalau mampu, tak ingin lagi merasa terhempas
Duhai jiwa...
Jikalau mampu, inginku pahatkan senyum didirimu
Jikalau mampu, apapun akan aku lakukan untukmu...
Kekasih
Tuesday, August 9, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hello world.. ^__^
Advertising
Pages
About Me
Entri Populer
-
Hujan sedang turun saat saya menuliskan ini, memang benar bahwa hujan selalu punya caranya sendiri untuk menghipnotis pikiran. Buktinya, ...
-
Mendapat kesempatan menjadi Koordinator Kota dalam Kemenkeu Mengajar 2 Tebing Tinggi merupakan hal yang sangat saya syukuri dan banggakan...
-
Hari ini aku mengikuti evaluasi panitia HUT-39 Perkantas. Awalnya sih rada males gt,gak tau knp gt hehee..tapi akhirnya aku pergi juga naik ...
0 comments:
Post a Comment